Sabtu, 22 April 2017

Kepala Putus hingga Nadi Meletus, 8 Eksekusi Mati yang Mengerikan

Kepala Putus hingga Nadi Meletus, 8 Eksekusi Mati yang Mengerikan

Kepala Putus hingga Nadi Meletus, 8 Eksekusi Mati yang Mengerikan
Dewa Poker. | Hukuman mati sudah tidak dijalankan lagi karena alasan pelanggaran HAM. bahkandi negara maju seperti USA hukuman mati masi berlaku di beberapa negara bagian.

Tapi seperti dikutip dari Oddee pada hari Sabtu (22/4/2017), masih ada saja kesalahan dana kelalaian dalam pelaksanaan hukuman mati sehingga terhukum malah merasakan kesakitan ataupun tersiksa secara luar biasa sesaat sebelum ajal menjemput.

Alasannya bisa bermacam-macam, termasuk petugas hukuman mati yang mabuk ketika bertugas sehingga aliran listrik pada kursi mau gagal tuntas mencabut nyawa, ataupun beberapa alasan lain.

Eva Dugan menjadi terkenal karena menjadi satu-satunya wanita yang dihukum gantung di Arizona, sekaligus menjadi yang terakhir menjalankannya.

Ia ditangkap, didakwa, dan dijatuhi hukuman mati untuk pembunuhan Andrew J. Mathis, seorang lansia peternak ayam. Hukuman matinya dengan cara digantung.
Eva bersikeras tidak bersalah hingga kesempatannya habis dan pasrah menerima nasibnya. Ia tampak tenang ketika melangkah naik menuju tiang gantungan, bahkan meminta kepada pengawal saat itu, "Jangan memegang lengan saya terlalu kuat, nanti orang kira saya takut."

Ia agak mengayun ketika tali gantungan dikalungkan ke lehernya dan diketatkan. Ketika pintu lantai di bawahnya terbuka, kepalanya terlepas dari badannya dan bergulir ke pojok, dekat kaki para saksi. Kerumunan itu terhenyak.

Sesudah kejadian itu, kamar gas menggantikan tiang gantungan sebagai cara hukuman mati di Arizona.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar